Tata Cara Pelaksanaan Ibadah Umroh

Pelaksanaan ibadah umroh dimulai dengan membaca niat umroh terlebih dahulu dan memakai pakaian ihram dari miqat-miqat yang telah ditentukan. Miqat adalah titik mulai jamaah yang hendak melaksanakan ibadah umroh. Dengan kata lain, miqat adalah tempat membaca niat ihram dan masuknya jamaah ke dalam pelaksanaan ibadah umroh yang akan dilaksanakan.

  1. Dari bandara Menuju Miqat

Para jamaah dari bandara menuju miqat Masjid Dzulhulaifah atau Abyar ‘Ali. Miqat ini terletak di Madinah. Di miqat ini, para jamaah melakukan persiapan sebelum melaksanakan ihram, mulai dari mandi, kemudian mengenakan pakaian ihram, lalu berwudhu dan mengerjakan shalat sunnah ihram 2 rakaat. Setelah itu, jamaah melafalkan niat ibadah umroh.

Baca juga: Rukun Umroh dan Bacaannya

  1. Larangan Selama Berihram

Setelah mengenakan pakaian ihram, jamaah umroh dilarang untuk melakukan hal-hal yang sudah ditentukan oleh syariat.

Larangan untuk pria, sebagai berikut:

  1. Memakai pakaian biasa.
  2. Memakai alas kaki yang menutupi mata kaki.
  3. Menutup kepala dengan peci, topi, dan sebagainya.

Larangan untuk wanita, sebagai berikut:

  1. Memakai kaos tangan.
  2. Menutup wajah.

Larangan untuk pria dan wanita, sebagai berikut:

  1. Memakai wangi-wangian.
  2. Memotong kuku, mencukur atau mencabut rambut/bulu
  3. Memburu atau mematikan binatang apapun.
  4. Menikah, menikahkan atau meminang wanita untuk dinikahi.
  5. Bermesraan atau berhubungan intim.
  6. Mencaci, bertengkar, dan mengeluarkan kata-kata keji dan kotor.
  7. Memotong tanaman di sekitar Mekah.
  1. Menuju Masjidil Haram di Mekah

Di dalam perjalanan, menuju Masjidil Haram, maka para jamaah, dianjurkan untuk memperbanyak membaca kalimat talbiyah yang selalu diucapkan oleh Rasulullah SAW ketika umroh dan haji. Bacaan talbiyah baru berakhir ketika akan memulai melakukan thawaf.

  1. Melakukan Thawaf
  • Sebelum memasuki Masjidli Haram, jamaah dianjurkan untuk berwudhu terlebih dahulu dan boleh masuk melalui pintu yang mana saja, namun lebih dianjurkan untuk mengikuti contoh yang diajarkan oleh Rasulullah SAW, yaitu melalui pintu Babus Salam atau Bani Syaibah.
  • Setelah itu, jamaah menuju tempat. Jamaah memulai thawaf dari garis lurus yang berada di dekat Hajar Aswad di antara pintu Ka’bah dan tanda lampu hijau yang ada di lantai atas Masjidil Haram.

Di tempat thawaf, para jamaah diberikan beberapa pilihan, seperti berikut ini.

  • Mencium Hajarul Aswad.
  • Mengusap, meraba, dan mencium Hajarul Aswad.
  • Mengusap Hajarul Aswad dengan menggunakan tangan, lalu menciumnya.
  • Melambaikan tangan atau benda yang dipegang sebanyak 3 kali, dan membaca Bismillah, Allahu Akbar.
  1. Mengerjakan Shalat 2 Rakaat di Depan Maqom Ibrahim

Maqom Ibrahim adalah tempat dimana Nabi Ibrahim pernah berdiri dalam rangka membangun Ka’bah. Pada rakaat pertama shalat, dianjurkan untuk membaca surat Al-Fatihah yang dilanjutkan dengan surat Al-Kafirun. Kemudian, pada rakaat kedua, setelah membaca surat Al-Fatihah, dilanjutkan dengan membaca surat Al-Ikhlas.

  1. Melakukan Sa’i antara Bukit Shafa dan Marwah

Sa’i dilakukan dengan berlari-lari kecil sebanyak 7 kali bolak-balik antara Bukit Shafa dan Marwah yang dimulai dari bukit Shafa. Ibadah Sa’i tidak dapat dilakukan dalam keadaan tidak berwudhu, juga tidak dapat dilakukan oleh wanita yang sedang haid atau nifas. Cara menghitungnya jumlah lari ini adalah dari bukit Shafa ke Marwah dihitung satu kali, dan dari Bukit Marwah ke Bukit Shafa juga dihitung satu kali.

  1. Melakukan Tahallul

Secara harfiah, tahallul berarti dihalalkan. Tahallul merupakan kegiatan akhir dari pelaksanaan ibadah umroh dimana para jamaah umroh dihalalkan untuk melakukan apa-apa yang dilarang selama ihram. Tahallul dilaksanakan dengan mencukur rambut sebagian, atau minimal sebanyak 3 helai, bisa juga dipotong pendek ataupun mencukur semuanya. Setelah melakukan tahallul, maka selesailah tata cara melaksanakan ibadah umroh.

Demikian ulasan tentang tata cara pelaksanaan ibadah umroh. Semoga bermanfaat.


Bagi Anda yang sedang mencari paket umroh murah dari travel agent yang terpercaya, silahkan hubungi kami.

Giant Tours and Travel
PT Giant Abadi Mustika Anugrah
Ruko Cemp. Mas Blok K No.12,
Jl. Letjend Suprapto, Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat 10640
Whatsapp: 0818 0729 4287
Email: [email protected]

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Assalamualaikum, Apa yang bisa kami bantu?