skip to Main Content
021-42900059 info@giant.tours 0812-1111-4463

Mengenal Suku Bajo, Manusia Laut Pertama dari Filipina

Suku Bajo (Bajau, Sama) adalah sebuah suku yang hidup secara nomaden di atas laut yang berasal dari Filipina. Suku Bajo menggantungkan hidupnya dari laut, sedangkan kebutuhan pokok seperti beras diperoleh melalui barter dengan penduduk setempat. Sejak berabad-abad lalu, Suku Bajo berlayar ke Negeri Sabah dan perairan laut Indonesia. Karena gaya hidupnya yang nomaden ini Suku Bajo dikenal dengan gispsi laut. Saat ini, Suku Bajo ditemukan hampir diseluruh kawasan perairan timur Indonesia seperti Kalimantan, Sulawesi, dan Nusa Tenggara. Bahasa percakapan sehari-hari Suku Bajo menggunakan Bahasa Bajau-Sama. Suku Bajo di Indonesia telah menetap dan membaur dengan suku-suku asli setempat. Suku Bajo di Pulau Maratua telah menyatu dengan budaya asli Indonesia dalam segi bahasa, logat/intonasi, dan keyakinan. Suku Bajo di Pulau Maratua terbilang cukup berkembang karena sudah mendirikan rumah-rumah sederhana di atas tanah. Suku Bajo di Pulau Maratua juga sudah mengenal tulisan dan bacaan, bah..
Read More

Asal Mula Danau Toba, Lokasi Bersemayamnya 7 Dewi Suku Batak

Danau Toba merupakan sebuah danau purba terbesar di Indonesia yang terletak di kaldera gunung berapi super. Danau yang berada persis di tengah Provinsi Sumatera Utara ini memiliki penjang 100 km, lebar 30 km, dan kedalaman 505 m. Belakangan, Danau Toba kembali disoroti setelah menenggelamkan kapal feri yang mengangkut lebih dari 190 orang pada Juni 2018 lalu. Tepat ditengah Danau Toba terdapat sebuah pulau bernama Samosir yang menjadi tempat tinggal bagi Suku Batak. Masyarakat Suku Batak mempercayai bahwa Danau Toba adalah tempat bersemayamnya tujuh dewi atau Namborru. Keskralan Danau Toba hingga kini terus dijaga, setiap kegiatan yang dilakukan di sekitar danau harus diawali dengan ritual-ritual khusus agar berjalan lancar dan berkah. Berdasarkan cerita yang beredar di masyarakat, Danau Toba terbentuk atas kutukan seorang dewi jelmaan ikan yang kesal karena suaminya melanggar janji. Konon pada zaman dahulu terdapat seorang pemuda yang memancing ikan di sebuah danau. Betapa terkejutn..
Read More
Need Help? Chat with us
Please accept our privacy policy first to start a conversation.